Pada fingerprint, jari siswa harus mudah untuk di deteksi, tidak kotor dan tidak basah, ini sebuah masalah karna dalam prakteknya ada jari yang susah untuk diregistrasi. Untuk sementara masalah itu dapat diatasi dengan RFID/PIN. Berikutnya perhatikan standar ideal jumlah pengguna untuk 1 mesin, jika ini tidak diperhatikan maka yang terjadi adalah antrian panjang. Jika ada siswa nakal, sensor mesin bisa di gores atau ditempeli permen karet dan coklat. Dan pekerjaan lain yang kurang nyaman dari mesin finger hingga saat ini adalah petugas harus mengambil data kehadiran di mesin, lalu mengolahnya lagi hingga mendapati model laporan.

Kalau kita menggunakan kartu (smart id card) Barcode maupun RFID akan ada resiko hilang, rusak, ketinggalan dan titip. Masalah titip absen sudah tentu hanya akan menguntungkan yang titip, siswa cerdas tidak akan pernah berbuat curang untuk membantu kawannya.

Beberapa pengguna memiliki pertimbangan bahwa absensi barcode lebih cepat dan mudah tanpa harus registrasi jari. beberapa lainnya memilih fingerprint dengan alasan agar tidak ada yang titip absen. sisanya masih ingin melihat mana yang lebih baik.

Barcode dan Fingerprint memiliki kelebihan dan kekurangan. Sementara ini kami memfokuskan pada penggunaan barcode dan touchscreen.

Sekarang bagaimana menyikapi masalah pada penggunaan barcode terkait kehilangan kartu, kartu rusak atau ketinggalan ? Bagaimana agar petugas tidak disibukkan dengan urusan menyalakan komputer dan mematikan komputer ? Bagaimana supaya guru piket tidak lagi merekap data kehadiran dengan menghitung manual ? bagaimana agar petugas tidak lagi mengekspor data excel seperti dari mesin finger ? dan lain lain... kami membahas jawabannya dalam paket sistem absensi yang nyaman. Silahkan membaca isi website, jika pengunjung tertarik dengan konsep atau laporan yang disediakan anda dapat memesan melalui menu Order.

siswa dipanggil satu persatu saat cek kehadiran ??

Di Indonesia, beberapa sekolah memeriksa kehadiran dengan cara memanggil nama siswa satu-persatu. Jika ada yang tidak masuk, Guru akan bertanya pada siswa dikelas: anak anak !! Susan sakit ? atau ijin ? ... (siswa menjawab : entah ibu, kita belum tau). Tidak adanya informasi membuat status kehadiran Susan ditulis A (Alpha) menunggu hingga Susan masuk untuk mengirim surat keterangan atau telfon dari Orang tua. Selengkapnya....

menggunakan perangkat barcode atau fingerprint ?

Pada fingerprint, jari siswa harus mudah untuk di deteksi, tidak kotor dan tidak basah, ini sebuah masalah karna dalam prakteknya ada jari yang susah untuk diregistrasi. Untuk sementara masalah itu dapat diatasi dengan RFID/PIN. Berikutnya perhatikan standar ideal jumlah pengguna untuk 1 mesin, jika ini tidak anda perhatikan maka yang terjadi adalah antrian panjang. Selengkapnya....

Langkah Download